Posts

Kue Talam Jagung Manis

Image
Bagi Anda yang pernah menikmati makanan di rumah makan dan restoran masakan khas tradisional nusantara, seperti Jawa, Sunda, Minang, atau Melayu, terutama di kota Medan, Padang, dan Pekanbaru, tentunya sudah tidak asing dengan kue yang satu ini. Ya, kue talam jagung manis yang sebenarnya merupakan kue khas Thailand yang dikenal dengan nama kue tako-tako (kadang ditulis "dako"), atau kue talam tako, ini bisa kita temui di rumah-rumah makan atau restoran tersebut yang disuguhkan sebagai kue pembuka sambil menunggu hidangan utama disajikan. Kadang juga disajikan sebagai makanan pencuci mulut. Selain itu, kue talam jagung manis ini juga bisa dijumpai di acara-acara keluarga, kantor, pesta pernikahan, arisan sebagai kue kecil yang ikut memeriahkan suasana. Tampilan kuenya yang mungil dipadu aroma hunkue bercampur daun pandan yang mewangi serta rasanya yang manis sangat menggoda setiap orang untuk mencicipinya. Kita juga bisa mencoba membuat kue ini karena bahan dan cara membuatnya...

Kue Pandan Wijen

Image
Dilihat dari bentuknya, kue pandan wijen ini bisa dikatakan merupakan variasi dan kreasi dari kue bapel atau juga dikenal sebagai kue wafel, yang diberi tambahan aroma perpaduan dari pandan dan wijen, sehingga menghasilkan kue bapel dengan rasa pandan wijen yang unik dan spesial. Kue wafel rasa pandan wijen ini lebih enak lagi dinikmati bersama kopi atau teh hangat di saat-saat santai sekeluarga. BAHAN : 200 gr tepung terigu 4 kuning telur 2 putih telur, kocok kaku 70 gr margarin cair 30 gr gula pasir 250 ml susu cair 1 sdt baking powder 1/4 sdt garam 5 daun suji dan 3 daun pandan, haluskan. Tambahkan 50 ml air, saring 50 gr wijen CARA MEMBUAT : 1. Campur kuning telur dengan margarin cair, gula pasir, susu cair, dan air pandan, aduk rata, sisihkan. 2. Ayak tepung terigu dengan baking powder, campur dengan adonan telur lalu aduk rata hingga licin. 3. Masukkan putih telur yang telah dikocok kaku, aduk hingga rata dan kalis. Tambahkan wijen, aduk rata. 4. Panaskan cetakan wafel bentuk apa...

Kue Cakue

Image
Meski bukan merupakan kue asli Indonesia, kue cakue ini sudah populer dan dikenal luas serta disukai oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Kue yang aslinya berasal dari negeri Tiongkok ini dikenal dengan nama "Youtiao", yang secara harfiah berarti "potongan minyak". Kata "cakue" sendiri yang populer dikenal di Indonesia berasal dari dialek bahasa Hokkian yakni "You Za Kue" yang artinya "kue yang digoreng". Diperlukan kesabaran ekstra agar sukses membuat kue cakue ini karena tahapan pembuatannya yang lumayan banyak dan memerlukan waktu yang cukup lama. Kue cakue sering dijadikan sebagai makanan sarapan keluarga yang disajikan bersama-sama dengan bubur atau teman minum kopi atau susu kedelai di pagi hari. BAHAN : 500 gram tepung terigu 400 ml air 1 sdm baking powder 2 sdt baking soda 1 1/2 sdt garam Minyak goreng secukupnya CARA MEMBUAT : 1. Campur baking powder, baking soda, dan garam, aduk hingga rata, lalu masukkan air, aduk rat...

Wingko Aroma Vanili

Image
Wingko atau sering dikenal dengan nama wingko babat, merupakan kue tradisional nusantara dengan bahan utamanya dari kelapa. Wingko sangat terkenal di sepanjang pantai Utara Pulau Jawa. Wingko yang paling terkenal berasal dari Semarang. Ini menyebabkan banyak orang yang mengira bahwa wingko juga berasal dari kota ini. Meskipun demikian, wingko babat sebenarnya berasal dari Babat, yakni daerah kecil di Lamongan, Jawa Timur. BAHAN : 100 gr tepung ketan 375 gr kelapa setengah tua, parut panjang 125 gr gula pasir 1/2 sdt garam 1/2 sdt vanili 150 ml santan kental Pewarna merah secukupnya Daun pisang secukupnya CARA MEMBUAT : 1. Panaskan oven pada temperatur 180 derajat celcius. Siapkan loyang pipih dan alasi daun, olesi dengan minyak, sisihkan. 2. Masak santan dengan gula pasir, garam, dan vanili hingga gula larut, angkat. 3. Siapkan tepung ketan dan kelapa dalam wadah, tuangi dengan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga rata. 4. Ambil adonan kelapa 1 sdm, bulatkan lalu pipihkan...

Kue Ketan Kinca

Image
Kue ketan kinca merupakan penganan kue tradisional yang berasal dari kota pahlawan, Surabaya. Terbuat dari beras ketan yang dinikmati dengan siraman kinca. BAHAN : 500 gr beras ketan 200 ml air 1 sdt garam 2 lembar daun pandan 1 butir kelapa muda, kupas kulit, parut panjang BAHAN KINCA : 500 gr gula merah 1 sdt garam 2 lbr daun pandan 100 ml air BAHAN TABURAN : 500 gr kelapa muda, kupas kulit, parut panjang, kukus CARA MEMBUAT : 1. Cuci beras ketan hingga bersih, kukus hingga setengah matang, angkat, pindahkan ke dalam panci. Tambahkan air garam dan daun pandan, jerangkan panci di atas api, masak hingga air terhisap beras. Kukus ketan bersama kelapa parut hingga ketan matang. 2. Tumbuk ketan selagi panas, masukkan ketan ke dalam wadah. Tekan-tekan hingga padat, keluarkan dari loyang, potong-potong. 3. Jerangkan semua bahan kinca hingga kental. 4. Siapkan piring, letakkan potongan ketan di atas piring, taburkan kelapa parut di atasnya, tuangi kinca. Untuk : 4 porsi

Kue Lelemuh

Image
Satu lagi kue tradisional nusantara yang berasal dari pulau dewata, Bali, yang disajikan dengan parutan kelapa muda dan sirup gula merah, kue lelemuh namanya. Sama seperti kebanyakan kue tradisonal umumnya dan kue Bali khususnya, kue lelemuh ini juga menggunakan daun pisang sebagai media pembungkus kuenya untuk kemudian dikukus. BAHAN : 500 gr tepung beras (baru digiling) 250 ml air 250 gr gula merah, cairkan dengan 50 ml air 1/2 sdm garam 200 gr parutan kelapa muda 2 sdm air kapur sirih Daun pisang CARA MEMBUAT : 1. Kepal-kepal tepung beras, lalu kukus hingga matang, angkat, tambahkan air sedikit demi sedikit dan garam, uleni hingga lembek, tambahkan air kapur sirih. 2. Potong-potong daun pisang kita-kira lebar 10 cm, ambil adonan 1,5 sdm lalu tutup. Pipihkan hingga tipis 2 mm. 3. Panaskan kukusan, kukus adonan yang dipipihkan tadi hingga matang. Angkat, dinginkan. 4. Sajikan dengan dibuka daunnya, potong menjadi empat bagian, taburi parutan kelapa dan gula merah cair. Untuk : 50 bua...

Kue Keciput

Image
Sepintas kue keciput ini bentuknya memang mirip dengan kue onde-onde . Kue yang sama-sama digoreng ini perbedaannya terletak pada bahan isinya. Kalau kue onde-onde biasanya diberi bahan isi berupa kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang merah dan sebagainya, sedangkan kue keciput ini tanpa bahan isi. Kue keciput ukurannya juga lebih kecil daripada kue onde-onde, dan lebih sering disajikan sebagai kue kering untuk hari raya atau sebagai cemilan pengisi waktu luang, dengan rasanya yang gurih dan lezat. BAHAN : 1 butir telur 2 sdm gula pasir 200 gr tepung ketan 130 ml santan kental 1 sdt garam 1/2 sdt baking powder 1/2 sdt soda kue 1 mangkok air matang 5 sdm wijen Minyak goreng secukupnya CARA MEMBUAT : 1. Campur telur dan gula pasir, lalu kocok sampai gula larut. Masukkan tepung ketan yang telah diayak bersama baking powder dan soda kue. 2. Masukkan santan dan garam, aduk hingga tercampur rata. 3. Buat bentuk keciput bulat, celupkan dalam air matang dan gulingkan dalam wijen. Lakuk...